FADHILAH MEMBACA AL-QUR’AN


Al-Qur’an adalah kalamullah, kelebihan kalamullah atas semua kalam adalah seperti kelebihan ALLAH atas sekalian hamba dan makhluq Nya (hadits At-Tirmidzy), tidak ada sebesar-besar perhatian ALLAH kepada seorang hamba melebihi besarnya perhatian ALLAH kepada seorang hamba yang sedang membaca Al-Qur’an, orang yang membaca Al-Qur’an adalah orang yang sedang berdialog dengan ALLAH (hadits Bukhari,Muslim), Al-Qur’an adalah pemberi syafaat yang diterima syafaatnya dan pembela yang dibenarkan pembelaannya (hadits riwayat Ibnu Hibban) orang tua yang mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anaknya kelak akan dipakaikan mahkota dihadapan ALLAH sebagai tanda kebesarannya, cahaya mahkota itu sendiri lebih terang dari cahaya matahari didunia (hadits Abu Daud) derajat seseorang disisi ALLAH adalah menurut ukuran ayat yang biasa dibaca dan di hafal, makin banyak ayat yang dibaca dan dihafal maka makin tinggilah derajatnya disisi ALLAH hingga mencapai derajat ASSAFARRTUL KIRAMIL BARARAH yaitu derajat para malaikat yang tinggi dan berbakti (hadits Bukhari, Muslim dan Ahmad) orang yang mahir membaca Al-Qur’an sangat dicintai oleh ALLAH, tetapi orang yang membaca Al-Qur’an dengan lidah yang cedal dan pelat justeru mendapat dua pahala, yaitu pahala membaca Al-Qur’an dan pahala lidah yang pelat (hadits Bukhari dan Muslim), seorang anak yang yang hafal Al-Quran, kelak akan memberi syafaat kepada 10 orang ahli keluarganya yang masuk neraka (hadits riwayat At-Tirmidy)

Al-Qur’an adalah petunjuk kepada selurus-lurus jalan (Al-Isra ayat 9) Al-Qur’an adalah ubat dan rahmat bagi para mukmin (Al-Isra 82) Al-Qur’an adalah sumber segala ilmu pengetahuan tentang dunia dan akhirat (Luqman 27, An-Nahl 89) Al-Qur’an adalah penyembuh penyakit-penyakit hati (Yunus 57) Al-Qur’an memandu ke jalan keselamatan yang membedakan antara haq dan batil, menuju ridha ALLAH sepanjang zaman (Al-Baqarah 185)….

Al-Quran adalah bacaan mulia……

Terdiri dari 30 Juz, 114 Surat, 6236 ayat, 604 halaman, 77439 kata dan 340740 huruf, balaghahnya sangat indah, fashahatnya tersusun rapi, bukan syair para penyair, bukan gurindam para sasterawan, hurufnya membentuk kalimat, kalimatnya menjadi ayat, ayatnya menjadi susunan surah, surahnya diberi nama, namanya menjadi sebuah cerita, cerita tentang kehidupan manusia, dulu, kini dan nanti…… tak berubah walau coba diubah, tak dapat diubah walau zaman berubah-ubah, siapa yang mengubah pasti menuai fitnah…tak dapat disusup walau seayat, dan tak dapat disisip walau sesurat. Sejak ia diturunkan seperti itulah keadaannya hingga hari ini dan sampai hari qiamat…

Ajarannya padat berbobot, membentuk jiwa membina pribadi, menggapai masa depan bahagia dunia dan akhirat, menjadi ummat yang cemerlang, terbilang, gemilang dan dijulang menuju ridha dan maghfirah ALLAH sepanjang zaman…

Siapa yang membacanya diberi pahala, siapa berpegang padanya pegangannya kokoh, siapa berhukum dengannya hukumnya adil, siapa berkata dengan kata-katanya, kata-katanya benar, siapa menjadikannya petunjuk, petunjuknya lurus, ia sumber ketenangan dan kebahagiaan, ia sumber segala berita dan inspirasi seluruh ilmu, semua ilmu ada dalam Al-Qur’an…..apa yang tak ada dalam Al-Quran……?

Ilmu matematik…….ada…….
Ilmu sains………..ada……..
Ilmu ekonomi…….ada……..
Ilmu politik………ada……..
Ilmu geografi…….ada……..
Ilmu anstronomi……ada……
Semua ilmu…… ada dalam Al-Quran, ilmu tentang dunia dan tentang akhirat….. dijelaskan dalam Al-Quran…..

Kerana itu mulyalah orang yang memulyakan Al-Qur’an dan hinalah orang yang yang menghina dan mengingkari Al-Quran……..Al-Quran itu mengikut kadar penghargaan orang kepadanya…..jaya dan jatuhnya suatu bangsa adalah bagaimana sikap bangsa itu terhadap Al-Quran…..awal kejayaan sebuah bangsa adalah ketika bangsa itu menjadikanAl-Quran sebagai pimpinan…….dan akhir dari kehancuran sebuah bangsa adalah ketika bangsa itu menolak kebenaran Al-Quran…….

Itulah Al-Qur’an, kitab suci kita, suci kerana memang suci, suci dari segala cacat dan cela, suci dari campur tangan dan kepalsuan yang di ada-adakan manusia , suci dari segala muslihat musuh-musuhnya, suci, bukan disuci-sucikan…

Membacanya saja telah dianggap sebagai ibadah dan pahalanya dihitung sebanyak jumlah huruf yang terdapat dalam suatu ayat dan surah…..semakin panjang ayat dan surah yang dibaca…..semakin banyaklah pahalanya…..setiap hurufnya terdapat hasanah dan setiap hasanah….10 kali lipat ganda pahalnya sebagaimana disebutkan dalam hadits :

مَن ْقَرَأَ حَرْفًأ مِنْ كِتَابِ الله فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنةُ بِعَشْرِ اَمْثَالِهَا لاَ اَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِن اَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an, tiap-tiap hurufnya ada hasanah, tiap hasanah sepuluh kali ganda. Aku tidak membaca Alif Lam Mim satu huruf, tetapi alif satu, lam satu dan mim satu

Hadits riwayat At-Tirmidzy dari Ibnu Mas’ud

Kalau kita membaca :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Misalnya, berapakah pahalanya ……? .berapakah pahalanya…….?

Pahalanya kita kira berapa banyak huruf-hurufnya dalam Bismillahirrahmanirahiim itu….

Mari kita hitung…….

Ba’, sin, mim, alif, lam, lam, ha’, alif, lam, ro’, ha, mim, nun, alif, lam, ro’, ha’, ya’ mim, 19 huruf….

Kalau setiap satu huruf pahalanya 10 maka 19 huruf pahalanya adalah ……..

Kalau setiap satu huruf pahalanya 10 maka 19 huruf pahalanya adalah…….

190…….

Kalau kita baca ayat kursi pula berapa pahalnya ?

Kita kira pulalah berapa banyak jumlah huruf yang terdapat dalam ayat kursi itu…..

Alif lam lam ha lam alif alif lam ha alim lam ha alif lam alif dst…….. 155 huruf……

Pahalanya adalah 155 kali 10……..1550

Dalam riwayat lain bahkan ada hadits meneyebutkan, siapa yang mebaca Al-Quran dalam shalat dengan berdiri pahalanya dihitung tiap-tiap huruf 100, siapa yang membaca Al-Qur’an dalam shalat dengan duduk pahalanya dihitung tiap-tiap huruf 50, siapa yang membaca Al-Quran diluar shalat dengan wudhu pahalanya dihitung tiap huruf 25 dan siapa yang membaca Al-Quran diluar shalat tanpa wudhu…….yakni membaca Al-Quran untuk wirid, dzikir atau doa maka pahalanya dihitung tiap hurufnya dengan sepuluh pahala…….

Itu baru pahala membacanya saja, faham tak faham, mengerti arti ataupun tidak tetap berpahala pada setiap huruf-huruf Al-Qur’an yang kita baca….

Belum lagi kalau kita membaca Al-Qur’an dengan memahami makna atau artinya, membaca Al-Qur’an, membaca Al-Qur’an dalam shalat malam, membaca dengan tadabbur, subhanallah, selain pahalanya besar, kesan psikologinya sangat dalam, jiwa kita menjadi tenteram dan bahagia….dan para Malaikat akan mengepak-ngepakkan sayap kasih sayang sebagai tanda cintanya kepada orang yang membaca Al-Qur’an….. mendoakan mereka…….mengaminkan doa-doa mereka….. memohonkan rahmat dan maghfirah untuk mereka……….

Dan pada hari qiamat nanti Al-Quran akan datang memberi syafaat kepada para pembaca-pembacanya, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits……

اِقْرَؤُ الْقُرْاَنَ فَاِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًاِلاَصْحَابِهِ

Bacalah Al-Qur’an, kerana Al-Qur’an itu akan datang pada hari qiamat memberi syafaat kepada para pembacanya. HR Muslim

Didisaat orang lain ketakutan, Al-Qur’an datang menghibur…….,

Disaat orang lain kepanasan, Al-Qur’an datang memberi naungan………

Dikala kebanyakan orang lain kelaparan dan kehausan Al-Qur’an datang membawa makanan dan minuman…………

Dikala kebanyakan orang lain berada dalam kesempitan dan kesusahan, Al-Qur’an datang memberi kelapangan dan kemudahan……

Alangkah ruginya orang yang tak membaca Al-Qur’an dan selalu beralasan tidak punya waktu untuk membaca Al-Qur’an……

– Buku-buku lain dibaca tetapi Al-Qur’an tak dibaca, rugi….!

– Hari-hari dengar musik tetapi Al-Qur’an tak dibaca, rugi….!

– Sibuk berdagang tak sempat baca Al-Qur’an, rugi ….!

– Sibuk bekerja sampai tak sempat baca Al-Qur’an, rugi….!

– Sibuk berpolitik tak pernah baca Al-Qur’an, rugi…!

– Pandai menyanyi, karaoke, dangdut, organ tunggal, joget-joget tapi tak pandai baca Al-Qur’an, rugi…!

– Pandai ilmu-ilmu umum tapi tak pandai baca Al-Quran… rugi !

– Bisa baca Al-Qur’an tetapi tak mau membaca Al-Qur’an, rugi…!

– Tak tahu baca Al-Qur’an dan tak mau belajar membaca Al-Qur’an, rugi…rugi…rugi….! Rugi sekali, rugi dunia dan akhirat…..

Agar jangan rugi, marilah kita membaca Al-Qur’an, baca, baca dan terus baca…..bawa……bawa……dan terus bawa…….baca dan bawa……bawa kemana saja…….baca kapan saja…….duduk dengan Al-Qur’an……berdiri dengan Al-Qur’an……berjalan berteman Al-Qur’an…….ditangan ada Al-Qur’an……di bibir tersemat Al-Qur’an……dihati tersimpan Al-Qur’an…………jangan ada hari tanpa Al-Qur’an……….

Dirumah kita baca Al-Qur’an, dimasjid kita baca Al-Qur’an, dikantor kita baca Al-Qur’an, ditoko kita baca Al-Qur’an, dalam perjalanan naik mobil, naik motor, naik bis, naik kereta api, naik pesawat, kita baca Al-Qur’an, agar hidup kita berkat, agar rumah tangga dan semua keluarga kita selamat, agar masyarakat dan Negara kita terhindar dari bencana dan malapetaka marilah kita baca Al-Qur’an……

Kesimpulan :

  1. Al-Qur’an adalah kalamullah, bacaan mulia, sumber ketenangan dan kebahagiaan didunia dan jaminan keselamatan di akhirat…..petunjuk kepada selurus-lurus jalan menuju keridhaan ALLAH dunia akhirat…..
  2. Al-Qur’an adalah bacaan mulia yang wajib dibaca oleh setiap muslim dan muslimah sepanjang siang dan malam……membacanya adalah ibadah….menghafaznya adalah mujahadah dan mengamalkannya adalah barakah…… (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>